Sebagai santri
Aku mengagumi-mu
Alam pikirmu selalu berlayar
Mengarungi terjangan segara pengetahuan
Kau selami dasaran ushul
hingga ke ranting-ranting mazhab fiqh
sukma-mu berdesir mengembara bersama rumi
di lembah-lembah persia
terbang, naik, dan hilang menyatu
kulihat al-Ghazali merasuki nadi zuhud-mu
kau hembuskan angin cinta pada segenap jiwa
tak pernah kau menyerah
bertekuk lutut di bawah nestapa
deritamu kau bisikan pada sunyi
keluhmu kau pintal menjadi do’a
air mata kau endap
menjadi untaian kekuatan
namun, yang paling aku kagumi
adalah sikap santun yang kau tebar
lewat senyum dan gerakmu
Jenderal Soedirman, 02/10/09
Tidak ada komentar:
Posting Komentar