selamat Datang di Serambi Sunyi

Kamis, 06 November 2014

Kisah Yusuf -1

Ingatlah tatkala Yusuf berkata;
Duhai ayah..
dalam mimpi sebelas bintang, bulan dan matahari bersujud 
memberi salam kemuliaan dan kehormatan
terpekur ku mencari makna dalam tabir kegundahan
ayah berbisik;
Wahai anakku..
jangan kau tebar berita ini kepada bintang di siang terang
karena bintang tak sehangat matahari
tidak juga selembut  bulan
setiap sudutnya begitu tajam
menggores setiap hati yang ikhlas
kedip nya penuh siasat kebencian






Jumat, 31 Oktober 2014

Hidup

hidup itu ada dan tiada
hidup itu datang dan pergi
hidup itu suka dan duka
hidup itu memberi dan menerima
hidup itu tak berbatas
hidup itu abadi


Tahun berbilang

Tahun berbilang
usia berkurang
takkan terulang masa ditimang
waktuku hilang
terbang diterpa malang
wahai Sang Pemilik bintang
berilah hamba hidup gemilang
di hari esok mendatang

Namaku Abaz (Abdul Azis)

Namaku Abaz
ayahku menuliskannya di dadaku ketika lahir
supaya orang mengenaliku
aku ini penakut
takut pada kesunyian dan keramaian
takut pada perpisahan dan kematian
takut pada ketinggian dan kedalaman
takut pada kejumudan dan perubahan
takut pada kesedihan dan kegembiraan
namaku Abaz
ayahku membisikkannya pada semua orang
supaya aku dikenali
aku ini pemalu
malu untuk berbuat baik
malu untuk bertindak
namaku abaz
ayahku mempatenkannya di kartu keluarga
aku ini pemberani
berani berbuat salah
berani buat masalah
berani untuk berkilah
namaku abaz
ayahku menamakannya hamba mulia....

Puisi Sunyi

  • duka